Untuk apa perjuangan ini?
Assalamu alaikum.wr.wb
rasanya bila ingin teriak, aku ingin teriak kencang-kencang. Bahagianya bisa menulis lagi. bayangkan, sudah hampir setahun, saya tidak pernah menuangkan ide saya dalam bentuk tulisan. rasanya seperti melihat matahari lagi setelah malam.Alhamdulillah sekarang bisa menulis lagi
Bagaimana kabar teman-teman nih? sehat semua khan? syukurlah kalo sehat semua. tahu gak, beberapa hari ini perasaan saya diliputi sesuatu yang saya tidak tahu apa itu. seperti cemas, ada juga sedikit takut , dan tegang. dada ini berdebar-debar. saya seperti kehilangan sesuatu yang berharga.
padahal istri saya ada di makassar bersama-sama jundi. ummy juga masih cantik seperti yang dulu. dan jundi pun sedang lucu-lucunya.
kulirik mereka berdua, kayaknya bukan mereka penyebabnya.
hingga kemudian saya memandang friendster saya dan melihat TIDAK PERNAH ADA TULISAN LAGI SELAMA INI. hmmm..kayaknya itu penyebabnya. bahwa saya sudah lama tidak menulis.bukan berarti keinginan menulis itu hilang, tidak!! saya cuma bingung membagi waktu aja dengan beberapa kesibukan akhir-akhir ini.
So, it’s time for IDEAS
kemarin saya berfikir, apa sebenarnya yang saya cari sehingga saya harus bangun pagi-pagi, menjalankan rutinitas menyapu dan memandikan jundi?
terus ke KLINIK dan pulangnya saya menjalankan yang itu-itu saja?
saya berfikir untuk apa saya melakukan ini?
hingga saya kemudian berfikir 2 hari ini, dan seorang ust memberi jawabannya kepada saya bahwa apa yang kita lakukan maka itulah yang akan kita dapatkan kelak.
Subhanallah..kata-katanya menghujam ke dada saya.
Benar kawan bahwa ternyata hidup kita seperti menanam padi.
bulan pertama kita menanamnya, maka bulan ke 6 kita bisa melihat hasilnya.
bila cara menanamnya tidak bagus, tidak disertai dengan pengairan dan pemupukan dan tanpa perlindungan dari hama maka padi yang kita dapatkan hanyalah padi kualitas nol besar.
sebaliknya, bila cara menanam kita penuh ketelatenan, pengairan dikontrol dan kita lindungi dari hama, maka kita akan mendapatkan kualitas pad sepuluh besar.
Nah hidup kita pun perlu diperlakukan dengan telaten seperti padi tadi. agar kita menemukan diri kita dalam kehidupan yang sukses dan berhasil.
Perlakukan hidup anda seperti anda memperlakukan waktu Saat mau Ujian esok hari.
selamat menghias hidup anda. perjuangan anda terhadap hidup ini anda akan lihat hasilnya nanti

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda